20th Century Boys

Written by Andy Zheng on Monday, May 7, 2007 at 9:40 PM

CHAPTER 6
STAND! BECAUSE I'M STANDING JOE!!



Even 50 years after
Will you still be doing things just like this?

I'm still talking about them, you know.
Things that happened 5 years ago,10 years ago

I only want to laugh.
It's fine if i'm forced to laugh

Even The demons will laugh
If you talk about next year.

Night spreads out over the earth.
And right now i'm hurrying along the road home.

Is the croquette from the butcher
that i've come to grow fond of
still waiting there for me
with the same flavor it's always had?

I wonder how long this eternity
that i've been dragging myself home.

The smell of curry waffs at me
from somewhere as the day fades away

Shadow Legion chap 1 and 2

Written by Andy Zheng on Sunday, May 6, 2007 at 12:18 AM

ini project rame-rame am temen, cmn lom ada perkembangan lebih lanjut... klo mo join team developer silahkan pm marquisasusu di Y!

CHAPTER I
SYDNEY LAUTAN API
.
.
.
CHAPTER II
BENUA YANG HILANG
.
.
.
dst


cerita ini akan dilanjutkan di blog milik tim pengembang Shadow Legion


last edited Sunday, May 13, 2007

Curse Of Golden Flower Theme

Written by Andy Zheng on Saturday, April 21, 2007 at 11:36 PM

lyricsnya bagus... diantara banyak lagu jay chou... yang satu ini mau ga mau g mesti acungin jempol... berkualitas,...
-------------------------------------------------------------
菊花台 | Ju Hua Tai | Chrysanthemum Flower Bed by Jay Chou
Soundtrack of Curse of the Golden Flower

曲:周杰倫
Qu : Zhou Jie Lun
Music: Jay Chou

詞:方文山
Ci: Fang Wen Shan
Lyrics: Vincent Fang

Translation: Ling - www.jay-chou.net

Verse 1:

妳 的淚光 柔弱中帶傷
ni de lei guang rou ruan zhong dai shang
Your tears glistens with weakness admist the pain

慘白的月彎彎 勾住過往
can bai de yue wan wan gou zhu guo wang
The ghostly white curved moon hooks onto the past

夜 太漫長 凝結成了霜
ye tai man chang ning jie cheng le shuang
The night is too long and has crystallised into frost

是誰在閣樓上 冰冷的絕望
shi shui zai ge lou shang bing leng de jue wang
Who is in the attic [filled with] cold hopelessness

雨 輕輕彈 朱紅色的窗
yu qing qing tan zhu hong se de chuang
Rain gently bounces off vermillon window

我一生在紙上 被風吹亂
wo yi sheng zai zhi shang bei feng chui luan
I have [written] my life story on paper [only to be] blown into a mess by the winds

夢 在遠方 化成一縷香
meng zai yuan fang hua cheng yi lu xiang
The faraway dream has become really faint

隨風飄散 妳的模樣
sui feng piao shan ni de mo yang
The wind has dispersed the image of you

Chorus:

菊花殘 滿地傷 妳的笑容已泛黃
ju hua chan man di shang ni de xiao rong yi fan huang
Chrysanthemum destroyed, a whole floor of pain your smile has become faintly yellow

花落人斷腸 我心事靜靜躺
hua luo ren duan chang wo xin shi jin jin tang
People are heartbroken when the flower falls, my thoughts lay quietly [aside]

北風亂 夜未央 妳的影子剪不斷
bei feng luan ye wei yang ni de ying zi jian bu duan
The north wind is chaotic the night is still young your shadows can’t be cut

徒留我孤單 在湖面 成雙*
tu liu wo gu dan zai hu mian cheng shuang
Just leaving me lonely doubled [when I stand] by the lake

Verse 2:

花 已向晚 飄落了燦爛
hua yi xiang wan piao luo le can lan
The flower has already come late, drifting down brillantly

凋謝的世道上 命運不堪
diao xie de shi dao shang ming yun bu kan
The wilted morals an unbearable fate

愁 莫渡江 秋心拆兩半
chou muo du jiang qiu xin chai liang ban
[If you are] sad don’t cross the river worries* broken into two
*this literally means splitting the top and bottom of the word “chou” apart into two words “qiu” and “xin”

怕妳上不了岸 一輩子搖晃
pa ni shang bu liao an yi bei zi yao huang
In fear that you can’t get back on shore and will sway for a lifetime

誰 的江山 馬蹄聲狂亂
shui de jiang shan ma ti sheng guang luan
Chaotic sounds of horse hoofs [in] whose territory?

我一身的戎裝 呼嘯滄桑
wo yi shen de wu zhuang hu xiao cang sang
My armory shouts out the wear of time

天 微微亮 妳輕聲的嘆
tian wei wei liang ni qing sheng de tan
The sky is starting to light up your voice is sighing

一夜惆悵 如此委婉
yi ye chou chang ru ci wei wan
A night of disappointment is [said] in such a roundabout way

Repeat Chorus

A place of dreams and illusions that colour life and death.

Written by Andy Zheng on Monday, April 16, 2007 at 8:57 PM

menjulang di tengah awan
berlari menwlusuri waktu yang berlalu
hingga kembali ke dalam ruang dan waktu
dimana meringkuk dalam ketentraman dibalik derita

serpihan daging yang jatuh
dan darah yang tercecer
mengingatkan diri ku akan derita
yang tak pernah pupus dalam
terjangan ombak samudara

menangis dalam tawa
menelan darah masuk ke dalam kerongkongan
untuk dicerna, sekedar penghilang rasa dahaga
dahaga akan kebebasan
dahaga akan terjangan angin yang menyayat

entah apa yang terjadi
ku tak lagi peduli
entah apa yang kurasakan
ku tak lagi dapat merasakannya

siapakah aku...
dan kenapa aku ada disini...
dan jalan mana yang harus ku tempu...

... semua berakhir dengan tanda tanya ???

Once Upon A Time – Part 5

Written by Andy Zheng on Monday, April 2, 2007 at 10:53 PM

.: BABEL :.

Di Dunia Ini, akan segera tampak sesuatu yang ganjil. Kita tidak akan menjumpai rumah di lembah-lembah atau dataran rendah lainnya. Semua orang tinggal di pegunungan.

Suatu ketika di masa silam, ilmuwan menemukan satu kenyataan bahwa waktu berjalan lebih lambat di tempat yang jauh dari pusat bumi. Efeknya memang sangat kecil, tetapi bisa diukur dengan alat-alat yang sangat sensitif. Ketika fenomena ini diketahui, sejumlah orang yang ingin awet muda berpindah ke gunung-gunung. Kini semua rumah berdiri di atas Bukit barisan, Monte Rosa, Ural, Tibet, dan datarang tinggi lainnya. Adalah mustahil menjual pemukiman di tempat lain.

Beberapa orang tidak puas dengan sekedar berumah di gunung. Untuk mendapatkan efek yang maksimal mereka membangun rumah di atas tiang penyangga. Karena itulah di puncak-puncak gunung di seluruh dunia tampak berdiri rumah-rumah yang dari kejauhan bagai sekawanan heron, spoonbill, Ibis atau flaminggo yang berdansa sambil memperhatikan kaki-kai kurus mereka, takut saling terinjak. Orang-orang yang berhasrat hidup sangat lama, membangun pula rumah di atas tiang penyangga yang sangat tinggi pula. Bahkan, beberapa rumah berdiri setengah mil diatas tiang penyangga dari pancang-pancang tiang Gedung pencakar langit. Ketinggian menjadi status. Ketika seseorang menatap tetangganya yang ada di atas lewat jendela dapur, ia percaya bahwa tetangganya itu tidak menua secepat dirinya, tidak kehilangan rambut hingga akhir, tidak berkeriput, dan tetap memiliki hasrat bermain cinta. Sebaliknya, seseorang yang melongok ke bawah, menganggap penghuninya kehabisan tenaga, lemah, dan pikun. Beberapa orang membual bahwa mereka menjalani seluruh hidupnya di ketinggian, lagir di rumah tertinggi di puncak gunung tertinggi, dan tidak pernah sekalipun turun. Mereka merayakan kemudaan mereka dengan senantiasa menatap cermin dan berjalan telanjang di balkon-balkon.

Kini atau nanti, beberapa urusan penting memaksa orang untuk turun dari rumah. Mereka melakukannya dengan bergegas, biru-buru menuruni tiang seperti pemadam kebakaran yang bergegas pergi menyelamatkan anak manusia, berlari dan bergelayutan serta melompat seperti pria hutan. Mereka berlari sambil setengah menjinjit dan melompat berharap dapat secepatnya menyelesaikan permasalahan mereka dan segera pulang. Mereka tahu setiap langkah ke bawah , waktu akan berjalan lebih cepat dan mereka menjadi cepat tua pula. Sementara itu orang-orang yang tinggal di bawah tidak pernah duduk. Mereka berlari, sembari menjinjing tas kerja atau bahan makanan mereka.

Sejumlah kecil warga di tiap kota tak peduli apakah umur mereka menua lebih cepat beberapa detik dari tetangga mereka. Jiwa-jiwa pemberani ini menuju ke dataran rendah pada hari-hari tertentu, bersantai di bawah pohon, berenang riang di danau yang terletak di ketinggian yang lebih hangat, berguling-guling di tanah, Mereka nyaris tidak pernah melihat jam tangan. Juga tidak peduli apakah sekarang hari kamis atau senin. Ketika orang lain melintasi mereka terburu-buru dan pandangan menghina, mereka hanya tersenyum.

Lambat laun , orang lupa pada alasan mengapa tinggal di tempat yang lebih tinggi adalah lebih baik. Meskipun begitu, mereka tatap betahan hidup di gunung-gunung. Sedapat mungkin menghindari daerah cekungan, mengajari anak-anak mereka agar menjauhi anak-anak yang tinggal di tempat yang lebih rendah, karena yang tinggal di tempat lebih rendah tak lebih baik dari iblis dan setan-setan, atau orang kelas rendah yang tidak mengerti peradaban. Mereka tahan terhadap hawa dingin pengunungan, menikmati ketidaknyamanan itu sebagai bagian dari pendidikan. Mereka bahkan meyakini bahwa udara yang tipis bagus untuk tubuh, dan dengan mengikuti logika itu, mereka menjalani diet yang keras, makan hanya dalam porsi kecil. Akibatnya populasi di ketinggian menjadi setipis udara, keropos, dan menjadi tua sebelum waktunya.

Coffee Break

Written by Andy Zheng on Sunday, March 25, 2007 at 5:21 AM

Cuap2 v4st

Maafkan saya atas... ke-tidak-komitmen saya akan blog... tolong pahamilah bahwa penguin,(bukan)kucing, dan cumi itu sangat menyita waktu saya, sehingga saya tidak sempat memanjakan diri saya, atau sekedar mem-fitness otak saya dengan cuap-cuap atau binatang lainnya...thx...

*************************************************
Seorang programmer mengirimkan surat berikut :
Yth. Customer Support:

Saya sangat membutuhkan bantuan. Baru-baru ini saya
melakukan upgrade program Girlfriend 7.0 ke Wife 1.0
dan diluar perkiraan saya ternyata program baru ini
mulai melakukan proses pembuatan sub program Child 1.0
dan juga mulai memakan waktu dan sumber berharga
lainnya. Hal ini tidak dicantumkan di brosur
produknya.

Sebagai tambahan Wife 1.0 juga mengacaukan program
lainnya, memasukkan dirinya ke dalam proses start up
harian dimana secara otomatis memonitor semua
aktivitas system seperti sebuah Virus.

Program saya lainnya seperti Hang Out Cafe© 2.5 atau
Friday Nite Party 311 tidak lagi bisa berjalan dan
menyebabkan system menjadi crash setiap kali
dilakukan. Saya mencoba menjalankan Lazy Saturday 5.0
atau Sleepy Sunday 4.2 namun juga tidak dapat
dijalankan, bahkan program Saturday Shopping 3.0 atau
Sunday Home Cleaning 3.11 yang muncul.

Sepertinya saya tidak bisa membuat Wife 1.0 bekerja di
background sementara saya mencoba menjalankan aplikasi
favorit saya lainnya. Saat ini saya sedang berfikir
untuk kembali ke Girlfriend 7.0 dan melakukan
Uninstall program Wife 1.0 namun tidak bisa.

Mohon bantuannya,
Programmer

Sehari setelah dia mengirim email itu, dia mendapat
jawabannya yang isinya :


Yth. Bapak Programmer,
Ini adalah masalah yang sering muncul dari
kesalahpahaman yang mendasar sekali. Banyak orang yang
melakukan upgrade program Girlfriend 7.0 ke Wife 1.0
berfikir bahwa Wife 1.0 adalah tipe Utility &
entertainment Program.
Sedangkan hal yang sebetulnya Wife 1.0 adalah
Operating System, dirancang oleh Programmer kami di
HEAVEN UNLIMITED COMPANY untuk menjalankan
semuanya.

Anda tidak bisa menghapus Wife 1.0 dan kembali ke
Girlfriend 7.0. Wife 1.0 tidak dirancang untuk ini
karena jika dipaksakan untuk dilakukan dapat
menyebabkan system anda berantakan.

Kami merekomendasikan tetap menggunakan program Wife
1.0 dan coba menghadapi beberapa hal yang Anda anggap
sebagai kesulitan sebaik mungkin.
Beberapa tips dari kami jika ada suatu masalah, coba
jalankan semua recovery program yang ada di folder
C:\APOLOGIZE, seperti Say Sorry 8.0 or Hug & Kiss 9.0.
Walaupun beberapa orang menganggap Wife 1.0 adalah
suatu program yang butuh perawatan tinggi, banyak juga
orang yang tahu bahwa program ini dapat menjadi sangat
menyenangkan. Untuk memperoleh manfaat maksimal
program Wife 1.0 ini, Anda dapat mencoba membeli
add-on program seperti Listening 5.0, Flowers 2.5 atau
Chocolates 1.3.

Dalam hal apapun kami sangat tidak merekomendasikan
untuk install program Secretary 1.0 (Short Skirt
Version) karena program ini sangat tidak kompatibel
dengan Wife 1.0 dan hampir dipastikan akan menyebabkan
system menjadi crash.

Semoga dapat membantu,

Customer Service

Once Upon A Time – Part 4 -&- Order And Chaos – Part III

Written by Andy Zheng on Thursday, February 22, 2007 at 11:50 PM

.: Biggest Match on The Earth :.

Di dunia ini ada dua jenis waktu. Waktu mekanis dan waktu tubuh. Waktu yang pertama kaku, laksana pendulum besi raksasa yang berayun maju-mundur, bergerak membuat sequence yang tetap. Waktu yang kedua bergeliang-geliut seperti ikan di rawa kering haus akan kehidupan dan terus mencari dan bergerak, seakan dapat memperpanjang hidupnya. Waktu pertama tidak dapat ditolak karena itu merupakan sabda bahagia dari langit, mutlak, yang telah ditetapkan dari generasi ke generasi. Waktu yang kedua menyusup diantara relung hati dan kanal-kanal otak untuk mengambil keputusan, tanpa ada hukum dan dalil yang pasti.

Beberapa orang tidak yakin bahwa waktu mekanis itu ada. Ketika melewati jam raksasa di taman kota mereka tidak melihatnya, juga tidak mendengar bunyi loncengnya saat mengirimkan paket-paket ke kantor pos atau saat berjalan-jalan di taman bunga. Mereka menggenakan jam di pergelangan tangan, tetapi itu sekedar ornament atau semacam sopan-santun bagi yang ingin memberikannya sebagai hadiah, Mereka juga tidak menyimpan jam dinding di rumah. Sebagai gantinya mereka mendengarkan detak jantung. Mereka merasakan irama suasana hati dan berahi mereka. Mereka makan saat lapar, dan pergi ke tempat kerja di perusahaan topi perempuan atau ahli kimia kapan saja ketika terbangun dari tidur, bermain cinta sepanjang hari. Beberapa orang bahkan menertawakan pemikiran tentang waktu mekanis. Mereka tahu bahwa waktu bergerak tidak beraturan, bagai ombak di laut. Mereka tahu bahwa waktu terus maju tanpa beban di punggungnya seperti saat mereka buru-buru membawa seorang anak yang terluka ke rumah sakit, atau ketika tatapan tetangga mulai sinis dan terasa menganggu. Mereka juga tahu bahwa waktu melaju cepat melintasi padang yang kaya akan visi tatkala sedang makan enak bersama teman-teman, atau ketika menerima pujian atau kebohangan dalam pelukan kekasih gelap.

Lalu, ada sejumlah orang yang berpikir bahwa tubuh mereka tidak ada, void, dan penuh akan kehampaan. Mereka hidup dengan waktu mekanis. Mereka bangun pada pukul 4 pagi. Untuk melakukan ritual mereka sehari-hari. Makan siang tepat pada tengah hari dan makan malam pada pukul enam petang. Mereka memenuhi janji tepat waktu, persis seperti yang ditunjukkan jam. Mereka bermain cinta antara pukul delapan malam hingga sepuluh malam. Bekerja empat puluh jam seminggu, membaca koran minggu pada hari minggu, bermain catur pada tiap malam selasa. Ketika perut mereka bernyanyi, mereka mengamati jam tangan mereka untuk melihat apakah sudah waktunya untuk makan. Ketika mereka tengah asyik menikmati suatu konser, mereka menatap kearah jam dinding yang ada di atas panggung untuk melihat apakah sudah waktunya untuk pulang. Mereka sadar bahwa tubuh bukanlah suatu keajaiban, melainkan suatu kumpulan bahan kimia, jaringan, dan impuls saraf. Pikiran tak lebih dari gelembung listrik sinapsis dalam otak. Rangsangan seksual tak lebih dari aliran senyawa kimia sang hormon pada ujung syaraf tertentu. Kesedihan tak lebih dari asam memuakan yang menusuk di otak kecil. Pendeknya, tubuh adalah mesin yang tunduk pada hukum listrik dan mekanika sebagaimana electron atau jam. Karena itulah , tubuh harus disapa dengan persamaan-persamaan fisika. Jika tubuh sedang berbicara, ia melulu berbicara tentang beberapa tuas dan tekanan. Tubuh adalah sesuatu untuk diperintah bukan untuk dipatuhi.

Membawa serta udara malam sungai, seseorang melihat bukti dua dunia menjadi satu. Seorang tukang perahu sedang mengukur posisinya yang tidak jelas dengan menghitung detik-detik yang hanyut dalam alur air. “Satu, tiga meter, Dua, enam meter, Tiga, sembilan meter” suaranya membelah kegelapan malam dengan ucapan yang jernih dan tegas. Di bawah cahaya lampu di jembatan besar yang telah termakan usia, dua orang bersaudara yang tidak pernah berjumpa selama bertahun-tahun minum dan tertawa bersama. Lonceng gereja berdenting sepuluh kali. Dalam beberapa detik, lampu-lampu di kota berkedip-kedip dengan sempurna, suatu kesempurnaan mekanis ,seperti kesimpulan geometri Euklidan. Berbaring di taman indah ditemani gemericik bunyi air mancur kolam ikan, sepasang kekasih menatap langit dengan malas, terbangun dari tidur yang lelap karena denting lonceng di kejauhan, terkejut menyadari bahwa malam telah tiba.

Ketika dua waktu bertemu, yang terjadi adalah keputusasaan, seperti keputusasaan sepasang kekasih dimana waktu mereka telah berlalu. Ketika dua waktu menujuh arah yang berbeda hasilnya adalah kebahagian. Karena itulah, secara menakjubkan, seorang pengacara, perawat, tukang roti dapat mengkehendaki satu dunia, tidak keduanya. Tiap waktu adalah benar, tetapi kebenaran itu tidak selalu sama.

Seperti suatu koin logam dimana terdapat sisi yang terang dan gelap… dan semua orang dapat melihat baik sisi terang maupun sisi gelap si logam. Namun tidak ada seorang pun yang dapat melihat sisi gelap dan sisi terang si logam secara bersamaan(tidak saling bergantian) pada detik yang sama dan tempat yang sama.

About the Blog!

A drama of sorrow and joy that includes separation and reunion. A matter of clarity that is black and white. A place of dreams and illusions that colour life and death. A spirit of nobility that marks the 'Ways of Heroes'.